Pemuda Katolik Bandar Lampung Siap Mapentakan Anggota Baru

Ad Widget

Bandar Lampung – Pemuda Katolik Komisariat Cabang (Komcab) Bandar Lampung akan menyelenggarakan masa penerimaan anggota (Mapenta).

Mapenta Pemuda Katolik Komcab Bandar Lampung akan diselenggarakan ada Kamis, 30 Maret 2023, bertempat di Sekretariat Pemuda Katolik Komda Lampung, Jalan Sam Ratulangi, Bandar Lampung.

Ketua Pemuda Katolik Komcab Bandar Lampung Laurentius Wendi mengatakan kegiatan Mapenta merupakan tahap awal pendidikan formal Pemuda Katolik.

Jika peserta Mapenta dinyatakan lolos, maka setelahnya peserta akan menyandang status sebagai anggota Pemuda Katolik, terkhusus pada Komisariat Cabang Bandar Lampung.

Mengambil tema “Bersama asah diri dalam digitalisasi, melayani sepenuh hati” Mapenta Pemuda Katolik Komcab Bandar Lampung berkeinginan mencetak kader baru yang berjiwa 100 persen Katolik dan 100 persen Indonesia.

“Hal itu sejalan dengan semangat organisasi yakni Pro Ecclesia Et Patria, Pro Bono Publico yang artinya demi gereja dan bangsa, kepentingan umum diatas kepentingan pribadi,” jelas dia.

Dalam Mapenta tersebut, Pemuda Katolik Komcab Lampung mengajak seluruh orang muda beragama Katolik di Bandar Lampung untuk bergabung dan terlibat bersama.

Dalam pelaksanaan Mapenta Pemuda Katolik Komcab Bandar Lampung, pembukaan akan dimulai dari pukul 17.00 WIB, dan prosesnya akan berlangsung hingga selesai.

Profil Organisasi

Pemuda Katolik adalah salah satu organisasi kemasyarakatan berbasis kekatolikan di Indonesia. Deklarasi Pemuda Katolik terjadi pada 15 November 1945.

Pemuda Katolik menghimpun para kader-kader Katolik dari berbagai latar dan kalangan etnis yang tersebar di semua wailayah NKRI dari tingkat Pusat hingga ke lingkup desa.

Pemuda Katolik dalam gerakan organisasinya bernapaskan doktrin dan ajaran Gereja Katolik, tetapi secara praktek, ia tetap bergerak dalam rel ideologi Pancasila dan konstitusi negara.

Dalam perpektif kebangsaan, semboyan perjuangan Pro Ecclesia Et Patria menegaskan sebuah implementasi menyeluruh atas sikap dan gerak langkah organisasi yang 100% Katolik dan 100% Indonesia. Gereja dan Bangsa menjadi satu kesatuan utuh dalam program perjuangan organisasi.

Kader Pemuda Katolik dituntut untuk berpikir dan bertindak secara inklusif sebagai konsekuensi logis dari kiprah dan tanggung jawab kelompok awam.

Related Posts

Ad Widget

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *